Jumat, 06 Februari 2015

TAFSIR AL-JASHOS



A.    Gambaran Kitab
Kitab tafsir Al Jashosh adalah sebuah kitab tafsir yang berjudul asli Ahkaamul Qur’an. Ia ditulis oleh Al Jashosh atau yang bernama asli Imam Abu Bakar Ahmad bin Ali Ar-Rozi Al Jashosh Al Hanafi. Kitab tafsir klasik ini terdiri dari empat versi:
1.      VersiPertama
Versi yang pertama dari kitab ini ditahqiq oleh Muhammad As-Shodiq Qomhawi dan diterbitkan oleh Darulhaya’it Turots Al-Arobi di Beirut-Lebanon pada tahun 1992 dan cetakan pertama diterbitkan pada tahun 1985. Kitabtafsiriniberjumlahlimajiliddengansampulberwarnahijautua. Jumlahhalaman per jilidnyaberbeda-beda, yaituberkisarantara 300-400an. Jilidpertamakitabiniberjumlah 404 halaman, jilidkeduaberjumlah 372 halaman, jilidketigaberjumlah 374 halaman, jilidkeempatberjumlah 397 halaman, danjilidkelimaberjumlah378 halaman.
2.      VersiKedua
Versi yang keduakitabiniditashiholehAbdas Salam Muhammad Ali SyahiindanditerbitkanolehDaarulKutub Al ‘Ilmiyyah di Beirut-Lebanon padatahun 1994 denganukuran 24,5 x 17,5 cm. Kitabtafsiriniberjumlah 3 jiliddengansampulberwarnahijaudanjumlahhalamanperjilidnyasekitar 600an. Jilidpertamaberjumlah 644 halaman, jilidkeduaberjumlah 616 halaman, danjilidketigaberjumlah 648 halamandenganketebalanmasing-masing 3,5 cm.
3.      VersiKetiga
Versi yang ketigakitabinimemilikisampulberwarnabiru, diterbitkanolehDarulFikripadatahun 1993 denganukuran 24,5 x 17,5 cm. Kitabtafsirversiiniberjumlah 3 jiliddenganjumlahhalamansekitar 700an. Jilidpertamaberjumlah 739 halaman, jilidkeduaberjumlah 703 halaman, danjilidketigaberjumlah 731 halaman, denganketebalanmasing-masing 4 cm.
4.      VersiKeempat
Versi yang keempatkitabinimemilikisampulberwarnamerah, diterbitkanolehDarulFikridenganukuran 24,2 x 17,5 cm. Kitabtafsirversiiniberjumlah 3 jiliddenganjumlahhalamansekitar 400-500 halaman. Jilidpertamaberjumlah 548 halaman, jilidkeduaberjumlah 505 halaman, danjilidketigaberjumlah 487 halaman, denganketebalanmasing-masing 3,5 cm.
B.     Biografi
Beliauadalah Abu Bakar bin Ali al-Razi, guru besarulamapengikutmazhabHanafi di Baghdad. BeliauadalahulamaakhirpemimpinmazhabHanafipadamasaitu.Al Razihiduppadamasapesatnyaperkembanganilmupengetahuan Islam dalamberbagaibidang.Hal initerbuktidenganbermunculannyatokoh-tokohulamabesardanterkenal di kalanganmasyarakatluasdenganmembimbingmanusiakejalan yang benaruntukmendapatkankesejahteraandunia-akhirat.
Beliaudiberigelardengansebutan Al Razidan Al Jashas (tukangkapur) karenapekerjaanbeliausebagaitukangkapur.Beliaudilahirkanpadatahun 305 H danwafatpadatahun 370 H. Padamasamudanyabeliauselaludisibukkandenganbelajarmenuntutilmupengetahuansertapergikedaerah-daerah yang masyhurdenganparaulama, sepertinegeri Baghdad yang beliaudatangipadatahun 325 H.
Kemudiansetelah Baghdad beliaupergikenegeri Al Ahwaz untukmendatangiparaulamaterkenalsaatitu.Namunsetelahitu Al Jashaskembalilagike Baghdad.SetelahitubeliaukelurlagidanmenujuNaisaburibergurudengan Hakim Al- Naisaburi yang nalurikeilmuannyasamadenganpendapatgurunya yang bernama Abu Hasan al- Karakhi.
Al JashashpulangdariNaisaburike Baghdad padatahun 344 H, setelahgurunya al- Karakhimeninggaldunia.Dalamperjalanannya al Jashashbanyakmendapatkanfaedahdanilmupengetahuan.Beliaumengambilriwayatdari guru-guru yang beliaudatangi, seperti Abu Hasan al Karakhi, Abu Abbas al- Ahim al Naisaburi, Abdullah bin Jakfar bin Faris al- Ashbihani, Abdul Baqi bin Qani’ al Qadhi, Sulaiman bin Ahmad al- Thabranidanulama-ulama lain. Beliautidakhanyamengambililmudanriwayatsaja, tetapibeliaujugamangamalkandanmengikutijejak guru-gurunyabaikdarisikap, karakter, dankeilmuan, sepertisifatzuhud, lemahlembut,  danwara’.
Ketika Al Jashas terkenal dengan keilmuan dan wawasan yang sangat luas serta masyarakat tahu terhadap keilmuannya, kebaikannya dan sifat zuhud dan wara’, maka beliau diberikan tawaran untuk jadi pemimpin para Qadhi. Hal itudiceritakanolehpengarangkitabal Thabaqat al Sunniyah.Beliaujugamemilikibeberapamuridsemasahidupnya. Di antaramerekaadalah Abu Bakar Ahmad bin Musa al Khawarizmi, Abu Abdullah Muhammad bin Yahya al Jarjani, Abu al Farj Muhammad bin Umar, Abu Ja’far Muhammad bin Ahmad al Nasafi, Abu Hasan Muhammad bin Ahmad al Za’faridanmasihbanyaklagi.

C.    Sejarah Penulisan
Pembelaanmadzhab yang dianutpadamasainidemikiantinggi, sehinggamasing-masingpenganutmadzhabtidakmengenaltoleransiatautenggang rasa terhadapmadzhab lain diluar yang dianutnya. Masing–masingmemandangpendapat imam madzhabnyabagaikannashsyara’ yang paten danwajibdiikuti.
Apabila nash tersebut sulit di takwil, mereka beralih kepada teknik nasikh mansukh atau teknik takhsish yang tujuannya tiada lain kecuali agar nash tersebut sejalan dengan madzhab imam mereka, meskipun teknik tersebut terlihat agak menyimpang. Hal ini pernah dikemukakan oleh al-Karakhi (w. 340 H) seorang pengikut Imam Abu Hanifah, yang mengatakan “Bila kami mendapatkan ayat-ayat al-Quran atau hadits Rasulullah yang kelihatanya bertentangan dengan madzhab kami, maka nash tersebut kami takwilkan atau kami pandang sebagai mansukh. “
Abu Bakar Ahmad ibn Ali Al-Razi Al Jashash merupakan murid dari al-Karakhi, setelah gurunya wafat ia meneruskan apa yang diajarkan gurunya. Al Jashash merupakan pengikut fanatik imam hanafi dan pengarang kitab tafsir ahkamul quran yang mana tafsir tersebut digunakan untuk mengkritik imam syafi’i dengan kata-kata yang sedemikian pedas dan tajam.

D.    Metode penafsiran
Kitab tafsir Ahkam Al-Quran karya Al-Jashash ini dikategorikan pada tafsir yang menggunakan metode analitik (tahlili) yakni menafsirkan ayat-ayat Al-Quran dengan memaparkan segala aspek yang terkandung di dalam ayat-ayat yang ditafsirkan itu serta menerangkan makna-maknanya yang tercakup didalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufassir yang menafsirkan ayat-ayat tersebut.
Beliaumenganalisisayat-ayat al-Quran dengankeahliannyadanmemaparkannyasecaraluasdanmelebar.Contohnyasajaketikabeliaumemaparkantafsirpadaayatpertama surah Al Fatihah, beliaupadamulanyamenjelaskandarisegikebahasaan (nahwu), kemudianbeliaupaparkanbeberapahukumbacaanbasmalahbaikitudalamshalat, ataudalambacaansurat, dan lain sebagainyasecaraluasdanmendalamdenganriwayat-riwayatdariparasahabatatautabiin.

E.     Corak
KitabtafsirAhkam Al-Quran karya Al-Jashashtermasuktafsir yang bercorakfiqih.Pengarangmembatasidiripadaayat yang berhubungandenganhukum-hukumcabang (masalah-masalahfuru’iyah) denganmenjelaskanmaknanyadenganhadisdanbeberapa Imam mazhab.Hal itukarenalatarbelakangbeliauadalahahlidalambidangfiqh.Sehinggapenjelasantafsirnyacenderungbercorakfiqh.

F.     Sistematika
Keempat versi kitab tafsir klasik ini, Al Jashash dalam kitab tafsirnya menggunakan sistematika mushafi, yaitu sistem penafsiran menurut urutan surat di dalam al Quran. Beliaumemulainyadenganurutan surah di dalam al Quran yang terdapatayat-ayatahkam, meskipuntidaksemuaayatditafsirkanolehbeliau.

G.    Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan daripada kitab tafsir ini adalah bahwa beliau menafsirkan ayat-ayat ahkam itu dengan berbagai dalil baik itu dari Rasulullaah, sahabat, maupun tabiin. Penafsiran yang ada di dalamnyaterperincidananalitik.Olehkarenaitu, tafsirinimampumenambahwawasanbagipembacamaupunpenelititafsir.
Kekurangandarikitabtafsiriniyaitupenafsirterlalufanatikterhadap Imam Hanafi.Beliauselalumelemahkanmadzhablaindalamtafsirnya. Hal itukarenabeliaumenjadikanmadzhabHanafisebagaiakhirpegangan.

H.    Komentar Ulama’
Muhammad Husain Al Zahabiberkomentar, “Berdasarkansekiankaryanya yang ada, Al-Jashashtergolongseorangulamapilihan yang alim.Banyakulama lain yang mengembalikanpermasalahannya yang berkaitandenganmazhabHanafikepadanyaberdasarkanbuktidandalil yang ada. Namun, penyimpangan Al-Jashash yang terlalufanatikterhadapmazhabHanafiitudalammembahasmasalah-masalahfiqhiahdankhilafiahseringmeluasdanmelebarsehinggapengalihanarahpembicaraannyasering-seringdirasakantidaklagisesuaidenganayat yang dibicarakan”.

2 komentar:

  1. makasih atas ilmunya mudah mudahan bisa lebih baik dan bermanfaat bagi umat amiin

    BalasHapus
  2. Ka dalam tafsir al jasos tentang konsep perlindungan anak halaman berapa ya..aku gak bisaa bacaaa

    BalasHapus

Pembaca yang baik meninggalkan jejak yang baik,
Jangan lupa di comment ya :)